Translate

Rabu, 18 Desember 2013

ADA KEBERKAHAN DI PENDOPO-PALI



Bismillahirrohmanirrohim

Sungguh pengalaman yang sangat indah dan berkesan bagi hidup saya, bagaimana tidak!! karena sebelumnya sepulang kerja saya di Perusahaan Oil Company yang berkantor di Komperta Pendopo Kec. Talang Ubi, Kab. Pali ini, saya biasanya langsung saja pulang ke Rumah untuk berjumpa dengan keluarga & pagi besoknya berangkat kerja dari Rumah.

Tapi kali ini berbeda lho..,sepulang kerja saya langsung ke Rumah-rumah Allah SWT (Masjid) disekitaran Pendopo dan berjumpa teman-teman yang telah lebih dahulu berada disana yang sedang melaksanakan program belajar, dan besok paginya saya berangkat kerja dari Masjid.

Teman-teman ini berasal dari berbagai daerah disekitar Sumsel seperti Prabumulih, Palembang, Muara Enim, Pendopo (Pali) dan Indralaya (OI).

Ngapai aja sich teman-teman ini 3 Hari dari Masjid ke Masjid ???

Wah Rupanya teman-teman ini sedang belajar memperbaiki diri dengan mengamalkan Agama dengan sempurna dengan cara mengikuti program Ittikaf di Masjid selama 3 Hari.

Selain itu mereka belajar menghidupkan/ menapaktilasi Program (Amalan) agama di Masjid Nabawi yang pernah dibuat oleh Nabi Muhammad SAW dan Sahabat-sahabatnya  yaitu: Dakwah, Taklim wa Ta’allum (Belajar & mengajar), dan Tazkiyyah (Dzikir Ibadah dan Khidmat). Sesuai QS.Baqarah : 129. 

Teman-teman ini menjalankan program belajar untuk memakmurkan Masjid- masjid ditempat mereka Ittikaf dengan tertib sebagai berikut :
  • 4 Jam mereka gunakan untuk belajar (Taklim), yang terdiri dari :

    1. Taklim Kitabi

    2. Taklim Halaqah Al Quran

    3. Taklim Enam Sifat

    4. Mudzakarah (Belajar) Adab-Adab Sunah dan doa Sehari-hari

    5. Taklim Infiradi, yakni membaca buku yang mereka bawa di luar amalan ijtima’i

    4 Jam untuk Dakwah (Jaulah), yang terdiri dari :

    1. Jaulah Umumi, yakni jumpa seluruh orang kampung

    2. Jaulah Khususi, yakni jumpa orang perorang sebagaimana kedudukan orang yang didatangi, misalnya : ulama atau umara.

    3. Jaulah Taklimi, yakni mereka berkeliling untuk ajak orang kampung duduk di majlis taklim fadhilah amal yang mereka buat.

    4. Jaulah Tasykili, yakni mereka datang ke tempat orang yang ada simpati setelah mendengar bayan-bayan (penjelasan) mereka.

    5. Jaulah Ushuli, yakni mereka datang kepada orang yang niat keluar bersamaan dengan kepindahan mereka ke kampung lain.

    4 Jam Mereka gunakan untuk Dzikir Ibadah, yang terdiri dari :

    1. Sholat berjamaah
    2. Sholat-sholat sunnah
    3. Dzikir Pagi Petang
    4. Sholat Tahajud dan Doa Hidayah dimalam hari
    5. Tilawah Al Quran
    6. Doa-doa masnunah
    4 Jam mereka gunakan untuk Khidmat (Pelayanan), yang terdiri dari :
    1. Khidmat kepada Amir (Ketua).
    2. Khidmat kepada Jemaah
    3. Khidmat kepada orang kampung
    4. Khidmat kepada diri sendiri
    Semuanya menyita waktu 16 Jam. Sedangkan sisanya digunakan 6 jam untuk tidur dan 2 jam untuk MCK dan keperluan pribadi lainnya.
Yang Paling berkesan bagi saya adalah ketika ikut program berjumpa atau bersilaturahmi dengan saudara muslim ("Jaulah") disekitar Masjid tempat kami Ittikaf. "Pesan yang disampaikan adalah kita ini besaudara yang diikat dengan kalimat LAAILAHAILALLAH MUHAMMADURROSULULLAH, apabila dekat saling bersilaturrahmi dan saling mengingatkan, supaya sukses didunia dan akhirat, setelah menjalani hidup dialam dunia ini manusia akan pindah kealam Akhirat yaitu Kubur (Alam Kubur), Berkumpul di Padang Masyar, Mizan, Sirot, Surga atau Neraka.........
Sebaik-baik bekal agar kita selamat dan sukses di alam dunia dan akhirat adalah Iman dan amal sholeh. sesuai dengan (QS. An-Nahl: 97).

lalu
rombongan ± 4 Orang yang bertugas bersilaturrahmi ini mengajak Sdr Muslimnya mendatangi Masjid untuk mendengarkan Ceramah Agama tentang pentingnya Iman dan amal sholeh dan bagaimana cara mendapatkan iman dan amal sholeh ini !!!

Petugas yang bersilaturrahmi ini terkadang disambut dengan baik oleh sdr Muslim dan langsung mau diajak kemasjid, ada yang masih malu-malu dan ada juga yang belum mau diajak dengan berbagai macam alasan.
Sayapun terobsesi teringat pada kisah-kisah perjuangan dakwah Rosulullah Saw dan para sahabat Ra pada permulaan islam didakwakan, orang-orang Mekah menolak ajakannya dan mencacinya, dan akhirnya tak terasa air saya mata mengalir karena sedih...........

Benar-benar saya mendapatkan pengalaman spiritual di Pendopo Pali ini...
Saya yakin untuk meraih sukses didunia butuh usaha pengorbanan dan untuk sukses akhirat (Masuk Syurga) juga perlu usaha dan pengorbanan... Ya Allah Alhamdulillah ala ni'matil imani wal islam......