Translate

Selasa, 28 April 2015

RISAU DAN PIKIR UMMAT

Bismillahirrohmanirrohim...
Diambil dari Intisari Ceramah Agama Ijtima Se- Kab Pali di Masjid Istiqomah TL.PIPA, 18 April 2015.

Kenapa kita perlu risau dan memikirkan ummat???..
Umat islam cinta pada Rosulullah SAW. Sipat Risau dan pikir kepada ummat ini ada dalam diri Rosulullah SAW.

Rosulullah SAW Bersabda: Man Ahya sunnati faqod ahabbani, waman ahabbani kana ma'i fi Jannah (Hadist).
Artinya : Barang siapa menghidupkan sunnahku maka dia telah mencintaiku dan siapa yang mencintaiku akan bersamaku disurga.

Nah..salah satu sunnah Nabi SAW adalah Syariroh maksudnya: Risau / pikir Nabi SAW agar semua manusia masuk surga walaupun Allah SAW juga telah menciptakan Neraka.

Ulama mengatakan Risau Umat adalah salah satu amalan yang menyebabkan ridho Allah SWT.
Dikisahkan umat Nabi Musa As yang paling abid, meminta nabi Musa As untuk menanyakan status dirinya apakah akan dimasukan Allah SWT kedalam surga atau dineraka.

Atas permintaan ummatnya Nabi Musa As. menanyakannya kepada Allah SWT, dan mendapatkan jawaban bahwa statusnya saat ini masuk neraka, maka umat Nabi Musa yang abid ini sangat kecewa dan meminta agar Nabi Musa menyampaikan pada Allah SWT, agar hanya dirinya saja yang masuk kedalam neraka dan badannya dibesarkan sehingga semua pintu-pintu neraka tertutup oleh tubuhnya.

maka permintaannya disampaikan Nabi Musa As. kepada Allah SWT, oleh karena permintaan si Abid ini Allah SWT merubah statusnya menjadi masuk kedalam Surga... Allahu Akbar...

Nah.. ternyata karena sebab Risau dan pikirnya kepada manusia Allah SWT meredhoinya..dan MENJADI ORANG YANG SUKSES DIAKHIRAT..

Didalam QS.Al-’Ashr Demi masa semua manusia merugi (tidak Sukses) kecuali (yang sukses) adalah:
  1. Yang beriman (Maksudnya sipat-sipat Allah SWT tertanam dalam diri) Misalnya dikisahkan Ibnu Umar bertemu seorang anak kecil tukang gembala kambing lalu dia berniat menguji anak ini. katanya wahai anak kecil, kambing tuanmu banyak sekali bisakah engkau jual untuku 1 ekor untuku Niscaya tuanmu tidak tau. Anak itu menjawab walaupun tuanku tidak tau tapi Allah SWT mengetahui ( Sipat Allah SWT Maha melihat/Bashir). begitulah keadaan pada saat itu, anak kecil saja sudah tetanam Sipat-sipat Allah didalam dirinya.
  2. Yang mengerjakan Amal sholeh antara lain 5 Rukun Islam, yang paling tinggi kedudukannya adalah Sholat 5 Waktu. kedudukannya bagaikan kepala dari badan...
  3. Yang mengajak pada kebaikan (Dakwah). Supaya kita dapatkan hakikat iman dan dapat kekuatan untuk mengamal amal sholeh, salah satu caranya dengan pendidikan (Tarbiah) antara lain dengan praktek Keluar Dakwah seperti sahabat. shabat ini imannya tinggi sekali contohnya Kisah Sahabat R.a pulang kerumah selekas pulang dakwah, dia tanya adakah makanan, jawab istrinya tidak ada, maka dia segera sholat 2 Rokaat, maka sahabat mendapatkan pertolongan dari Allah SWT..mesin penggiling gandumnya mengeluarkan Gandum. Allahu Akbar...banyak sekali kisah-kisah seperti itu.
  4. Semuanya harus dijalani dengan sabar. dalam hal berdakwah mesti sabar karena mengeluarkan  biaya sendiri dan diri (Meluangkan waktu ikut didalamnya).
Imam Syafi’i dalam Tafsir Mizan menyatakan bahwa walaupun surat Al-’Ashr pendek, tapi ia menghimpun hampir seluruh isi Al-Qur’an. Kalau Al-Qur’an tidak diturunkan seluruhnya dan yang turun itu hanya surat Al-’Ashr saja, maka itu sudah cukup untuk menjadi pedoman umat manusia.

Subhanallah wabihamdi, subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallaa ilaahaillah anta, astagfiruka waa'tubu ilaik.......




Senin, 13 April 2015

FAKTA SUARA AZAN DISERUKAN 24 JAM SECARA BERGILIRAN DISELURUH DUNIA

Apa itu Azan

Azan merupakan panggilan untuk menegakan sholat dan petanda waktu sholat wajib akan dimulai.

Sejarah Azan
Perintah adzan datang melalui mimpi. Awalnya Rasulullah SAW tidak tahu dengan cara apa untuk ingatkan umat muslim bahwa waktu salat sudah tiba. Ada sahabat yang menyampaikan usul untuk mengibarkan bendera, menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan membunyikan lonceng. Semua saran itu dianggap kurang cocok.

 Hingga datanglah sahabat, Abdullah bin Zaid yang bercerita jika dia mimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan seperti saat ini.

Lalu dikabarkanlah perihal mimpi ini kepada Rasulullah. Umar bin Khathab mendengar hal itu dan ternyata dia juga mengalami mimpi yang sama. ”Demi Tuhan yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi)”. Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Rasulullah menyetujui untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu sebagai tanda waktu salat tiba.
Dikumandangkan saat peristiwa-peristiwa bersejarah
Selain digunakan untuk menandakan waktu salat tiba, adzan juga dikumandangkan pada momen-memen penting dan bersejarah. Misalnya ketika seorang bayi lahir. Selain itu, saat peristiwa penting dalam Islam terjadi, adzan juga berkumandang. Ketika pasukan Rasulullah berhasil menguasai Makkah dan berhala-berhala di sekitar ka’bah dihancurkan, Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan dari atas Ka’bah.
Peristiwa lain, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman yang mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, beberapa perajurit Ottoman masuk ke dalam lalu mengumandangkan adzan sebagai tanda kemenangan mereka.

Fakta suara azan diserukan secara bergiliran diseluruh Dunia
Titik merah ini adalah tanda Suara Azan dilaungkan 24 Jam tiada henti diseluruh dunia.

Bumi berbentuk bulat. Ini menyebabkan terjadi perbedaan waktu solat pada setiap daerah. Ketika adzan telah selesai berkumandang di satu daerah, maka selanjutnya adzan berkumandang di daerah lain.


Contohnya Satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula Sumatera. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. 

Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India. 

Begitu seterusnya adzan terus berkumandang di bumi dan tidak pernah berhenti hingga kiamat terjadi.


Subahanallah....