Translate

Minggu, 24 Februari 2013

YAKINKAH ANDA ALAM KUBUR ITU ADA


Seandainya (seluruh) manusia melihatnya dapat melihat yang sesuatu yang "Ghaib", niscaya mereka semua akan beriman. lalu bagaimana dengan perihal kehidupan Alam Kubur?..Bagaimana memperoleh dasar pengetahuan untuk Iman yang Ghaib ini, antara lain adalah: 
  1. Dalil dari Qur’an dan As Sunnah serta ijma para sahabat dan tabiin yang menetapkan adanya alam kubur.
  2. Bagaimana pandangan Ulama..
  3. Bagaimana Gambaran Alam Kubur
DALIL-DALIL DARI AL-QUR’AN 
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang  gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. Al Baqarah: 154).
Al Hafidz Ibnu Katsir memaparkan, Allah Taala mengabarkan bahwa para syuhada itu hidup di alam barzakh dalam keadaan senantiasa diberi rizki oleh Allah.

Sebagaimana penjelasan dari Al Hasan Al Bashri, Para syuhada itu hidup di sisi Allah, mereka dihadapkan kepada surga sehingga mereka pun merasakan kesenangan dan kebahagiaan. Sebagaimana arwah Firaun dan kaumnya yang dihadapkan ke neraka setiap pagi dan sore hari sehingga mereka merasakan kesengsaraan (QS. AlMumin:45-46). (dinukil dari Maalim At Tanzil, 168).
Berberapa pendapat jumhur mufassirin, mereka hanya berbeda pendapat tentang bagaimana bentuk rizki atau kesenangan kepada para syuhada tersebut.

DALIL AS SUNNAH
Utsman bin Affan Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, Alam kubur adalah awal perjalanan akhirat, barang siapa yang berhasil di alam kubur, maka setelahnya lebih mudah. Barang siapa yang tidak berhasil, maka setelahnya lebih berat Utsman Ra berkata, Aku tidak pernah memandang sesuatu yang lebih mengerikan dari kuburan (HR. Tirmidzi 2308).

“Ya Allah, aku ber-lindung padaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah RA).

GAMBARAN ALAM KUBUR
”Sesungguhnya Allah menghalangi penglihatan mereka sehingga tidak bisa melihatnya. Hal itu sebagai ujian bagi mereka agar tampak siapakah yang beriman kepada hal yang ghaib dan siapa yang tidak beriman kepadanya, yaitu orang-orang yang memiliki kebimbangan. Seandainya (seluruh) manusia melihatnya, niscaya mereka semua akan beriman. Dan tidak akan ada perbedaan diantara manusia dan tidak akan tampak perbedaan antara yang buruk dengan yang baik, antara yang jelek dengan yang bagus.”

Gambaran alam kubur ”diumpamakan orang tidur yang bermimpi indah akan gembira dan merasa ni’mat dalam tidurnya. Atau bermimpi buruk yang menyusahkan dan menyakitkan, sedangkan orang yang melihat dan menyaksikannya, tidak mengetahui sama sekali apa yang dialami Orang yang sedang tidur tersebut. Demikian pula halnya mayat, ia ditanyai dikuburnya dan ia menjawab dan merasa ni’mat atau merasa sakit. Tentunya orang yang hidup tidak ada yang mengetahui.
 
Berbagai macam pendapat ulama mengenai hubungan Roh dan Jasad orang telah mati yaitu:
  • Ada yang mengatakan bahwa pertanyaan itu ditujukan hanya kepada ruhnya saja tidak kepada jasad kasarnya.
  • Sebagian lagi mengatakan bahwa ruh itu masuk kedalam jasadnya, namun hanya sampai di dadanya saja.
  • Dan ada pula ulama yang mengatakan bahwa ruh itu berada di antara jasad dan kain kafannya.
 Wallahualam bissawab...


Rabu, 20 Februari 2013

Risau akan Hari Akhirat Memperkaya Hati dan Merisaukan Dunia Terbayang Kemiskinan serta Kesusahan

"Sesiapa yang menjadikan akhirat sebagai kerisauannya maka Allah S.W.T akan memperkayakan hatinya dan harta benda dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk dan hina, dan sesiapa yang menjadikan dunia sebagai kerisauannya, Allah S.W.T akan menjadikan kemiskinan terbayang-bayang di hadapannya dan dia akan diselubungi kesusahan. Dia tidak akan mendapat di dunia lebih daripada apa-apa yang telah ditakdirkan." (Hadith riwayat Ibnu majah dan Tirmizi.).

Maksud Kerisauan akan Akhirat adalah memikirkan hal mengenai persiapan amal untuk hari akhir kehidupan Yaitu Hari Kiamat.

Hari Kiamat itu pasti ada sebagamana Firman Allah Sbb:

Apabila terjadi hari kiamat (QS. Al-Waqiah Ayat 1).
Terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal) (QS. Surat Al-Waqiah Ayat 2).

Mereka berkata: "Aduh celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul (Nya). (QS. Yasin Ayat 52).

Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami (QS. Yasin Ayat 53).

Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa (QS. Al-Baqoroh Ayat 2).

Manusia diciptakan "Sempurna". tidak ada makhluk yang sempurna selain Manusia yang memiliki bentuk yang sempurna, memiliki hati dan otak yang sempurna. Maka berpikirlah kenapa Allah ciptakan kita Sempurna Akal....

Maka orang-orang yang berpikir akan bertanya siapa yang menciptakan "Kesempurnaan" ini..., maka Jawabannya adalah allah SWT yang maha Tunggal, yang menguasai bumi, langit serta isinya.

Kesempurnaan ini diberikan agar manusia dapat menyembah Tuhannya dan bertanggungjawab di aKhiRat, atas apa yang dikerjakan apakah telah sesuaian dengan yang DisukaiNya.

Ternyata Risau Akhirat "Membawa Kesuksesan Dunia Dan Akhirat"