Translate

Rabu, 09 Oktober 2013

ROH DAN JASAD DALAM DIRI MANUSIA



Manusia telah diciptakan oleh Allah SWT tersusun dari dua unsur, unsur ardli dan unsur samawi.
Unsur ardli:  membentuk jasad sebagai bentuk fisik manusia yang diciptakan dengan sempurna oleh Allah SWT, dibuat dari saripati tanah. 

Seandainya kita membuat penelitian dengan cara mengambil segenggam tanah kemudian diuraikan secara kimiawi, kemudian kitapun mengambil sepotong tubuh manusia yang diursaikan juga secara kimiawi, maka unsur-unsur yang ada adalah tubuh manusia tersusun dari unsur-unsur yang ada pada tanah.

Sedangkan pada unsur samawi: Allah SWT telah meniupkan ruh kepada jasad yang sudah dibentuk-Nya.

Nafsu pada tabiat taslinya selalu mengajak kepada keburukan, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat yusuf ayat 53 : 

"Sesungguhnya nafsu itu suka sekali menyuruh kepada keburukan".

Akan tetapi nafsu itupun dapat diarahkan untuk berbuat kebaikan dan mencegah keburukan apabila nafsu itu diberi pelajaran dan pengajaran yang baik serta dididik dengan keagamaan. Pantas saja kalau Allah SWT berfirman: 

" Dan jiwa dan apa yang oleh Allah dijadikan untuk menyempurnakannya. Maka Ia mengilhamkan kepadanya yang salah dan yang taqwa (benar), maka sungguh beruntunglah orang yang membersihkan jiwanya dan sungguh merugilah yang mengotori jiwanya". (QS.As-Syams : 7-10).

Ayat-ayat diatas menyatakan bahwa dalam penciptaannya (jiwa) itu Allah telah mengilhamkan jalan kefasikan dan ketaqwaan kepadanya.
Jiwa inilah yang akan mencapai ketenangan dan ketentraman dan jiwa inilah yang akan mendapatkan penghormatan yang tinggi dan agung mendapatkan panggilan yang penuh rindu dan kasih sayang-Nya :"Wahai jiwa yang penuh ketenangan, kembalilah kepada Tuhanmu dengan penuh kesenangan dankeridhlaan-Ku, masuklah menjadi hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku".

Allahu ya'lamu maa laa ta'lamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar